Hai gaess. Sekian lama tidak menulis dan begitu banyak hal terjadi dalam hidupku setiap hari. Begitu banyak pelajaran hidup baru yang ku dapat namun tidak semuanya mampu ku pelajari. Salah satunya adalah melihat perasaan sendiri ketika terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan harapanku. Poinnya ada pada kata "MELIHAT PERASAAN SENDIRI".
Sekitar 40-60 menit yang lalu, i was opened my FB n aku menemukan satu akun FB baru dari cowok yang ku doakan hampir 1 tahun ini. Intinya dia punya akun FB baru dan di sana hanya terdapat beberapa teman, kuang dari 10 teman. 9 diantaranya adalah keluarganya, 1 diantaranya adalah seorang perempuan yang jujur aja aku ga tau itu temannya atau keluarganya juga. Cumaa intuisiku bilang kl perempuan ini bukan keluarganya. Wahaiii sobat wanita blog ku, tau kan kalian apa yang ada di pikiranku sebagai wanita hahahahhaha yupss, intuisiku bilang kl perempuan itu adalah perempuan yang mungkin saat ini dekat juga dengannya.
Dan aku langsung nyesek sendiri, galau ga jelas, mau nangis juga airmata ga keluar. Akhirnya aku lari ke blog ini, salah satu tempat ku berlari dan mengadu yang ku rasa nyaman. Ini adalah curahan perasaan ku per hari ini di jam ini, dari seorang cewek yang seminggu lagi menuju umur ke 29 tahun, dengan harapan akan punya pasangan hidup di umur 30 tahun :')
Cowok ini aku doakan yang bermula dari doa iseng sampai jd doa serius. Aku mendoakannya untuk sesuatu hal yang agak mustahil, intinya kl dia emang jodohku pasangan hidupku Tuhan pindahkan dia dekat dengan ku di "situ" (aku sebut secara spesifik lokasi yang aku inginkan". Daan ternyata cuma butuh kurleb 4 bulan Tuhan Yesus jawab doa gw. Akhirnya dia beneran pindah dan gw tau dari org yg deket dengan dia, aku shock. Kaget, apa benar dia jodohku. Trs aku coba chat dia duluan huaaaa baru dia laki2 yang gw chat duluaaaannn, baru dia laki2 yang aku hubungin duluan, aku ngajak jalan duluan. Sebelumnya ga pernah, sblmnya laki2 yang duluan chat dan ngajak gw pergi. Alasanku 1, karena Tuhan ngabulin doaku dan aku mau follow up itu tp jujur aku jg bingung dan kaku, banyak kelunya lidahku pas ketemu sm dia. Akhirnya kita udah 2 atau 3 kali pergi gitu, dan honesly i'm interest with him. Aku tertarik, meskipun wujudnya enggak bgt dehhh. Tp selama ini aku pergi sm dia, aku merasa aman dan nyaman dan pemikirannya dan sikapnya belum ada yg aku ga bisa terima kecuaalliiiiiii pasifnya dia krn aku ga pernah diajak atau di chat duluan sm dia.
Dan back to paragraph 3 ya, aku jd malu sendiri dan sedih sendiri. Dan spt paragraf ke 2, i realized perasaan ku saat ini. Jujur aku jd ragu dan khawatir perasaan2 spt ini ada dan mengganggu ku ketika aku menjalin hubungan dengan seorang laki2. Menjadi tidak berani melihat perasaan sendiri ketika terjadi sesuatu yang ku rasa ga nyaman. Dan kl itu dalam suatu hubungan bisa aja menjadi masalah dan malah bertengkar. Aku ga mau itu. Dan aku langsung chat salah satu bestiku, Dea. She told me to be wise woman for this situation, aku belum siapa2nya dia dan dia belum siapa2nya aku. I'm still free.
Dan aku jd teringat akan doaku yg dikabulkan sm Tuhan, apa ya tujuan Tuhan ngabulin doaku? Apa cuma mau nunjukkin aku ini berkuasa atas hidupmu wahai anakKu, apa Dia memang bener jawab doaku yg menyatakan bahwa itu cowok pasangan hidup aku nanti, apa Dia jawab doaku supaya aku belajar dan bertumbuh melalui cowok itu tp dia ga jadi pasangan hidupku.
Hufttt mukaku panas, mataku merah tp ga bs keluar air mata. Sedih, nyesek. Bingung hrs gimana. Thankyou all. Bye. Semoga setelah ini aku bs menceritakan cerita yang menyenangkan ya. God bless